Wednesday, October 29, 2008
Andai Itu Cuma Mimpi
Andai itu….cuma mimpi….
andai bintang dalam genggam ku…
akan ku jadikan permaidani hidupku…
andai bulan bisa ku gamit…
aku jadikan penyuluh hidupku…
tapi andai itu hanya mimpi
mimpi yang ngak akan terjadi
Duhai bintang kemana kau menghilang
Duhai bulan mengapa kau menjauh
andai aku angkasawan..
akan aku terbang kepada kalian..
tapi aku cuma insan kerdil…
andai aku mampu memaksudkan nya…
alangkah indah sinar karmaku…
Andai pasti ini suratan aku…
mengapa mesti aku wahai Tuhan…
Beri aku petunjuk dan hidayah Mu
Mengapa mesti aku lalui semua ini…
persoalannya MENGAPA MESTI AKU
Kau uji ku dengan seberat-berat Dosa
yang pasti neraka janjiMu
Mengapa..Mengapa…Aku cuma insan yang dicipta olehMu
Jadikan aku insan lain yang ngak sakit jiwanya..
yang ngak perlu mikirin semua persoalan bodoh ini..
aku udah penat…
lari dari mulut yang hanya tahu mengata…
lari dari telunjuk yang hanya mahu menunding…
lari dari telinga yang senggaja mentulikan…
Andai aku punya kuasa…
biarlah aku menghadap Mu..
menentukan jalan apa yang sebenarnya..
ingin Kau Beri…ingin Kau Uji…Ingin kau Janji…
Kerna aku ngak betah bertahan lagi…
Pasti tidak Pasti
Tatkala cahaya itu terbit lagi…
Aku masih di takuk yaang lama…
Gelap seluruh dunia ku…
Lantas aku berlari mengejar…
Namun ia berlalu pergi…
Ku cuba jejak yang hilang itu…
Ia pantas menghilang tanpa kesan…
Ku terus berlari mengejar apa aku tidak pasti…
Meniti ranjau hidup tanpa jemu ku tabahi…
Suratan kah ini…
Perjalanan kian berliku ku lalui…
Ku tempuhi tiap cabaran penuh cekal…
Tapi untuk apa, untuk siapa.. dan kenapa..
Aku benci pada diri…
Kerana diri sendiri tidak pasti
hujan dan dunia sepiku
Hujan..
ko menitis lagi…
mendung tega memperlagukan deruan angin…
hujan…
mengalir bagai mimpi di kala sepi..
alunan mu umpama sepiku..
hujan kau umpama sahabat…
hujan ko sebati dalam diri…
hujan..
mengapa mesti hari-hari begini…
aku sepi tak bertepi…
ku cari sinar mentari dalam hujan Mu..
tapi kuyup air mu menghantui ku…
aku fobia pada diri..
aku khuatir pada diri..
hujan…sepi ko lah sahabat sejati….
Thursday, September 18, 2008
Somewhere Between Forgiveness and Letting Go
Too much time on hand
Quiet
With my head in the sand
And now
I fidget with the task
Of doing something with myself
I wander into the hall
Where my soul lies trapped
Between a doorway and a wall
Reluctant
I press my palm to cold steel
I push on
I can feel
The hinges protest
With a squeak
Long and shrill
I speak
But to myself
Crack open
The swinging door to my heart
Just a hair’s breadth
I’m assured
There’s nothing in there but us chickens
My eyes adjust to the darkness
Revealing
Dusty promises
Stacked neatly on a shelf
Once all shiny and new
I do a mental inventory
Of what I owe you
With a sigh
Stifled air fills my lungs
And through pursed lips
I exhale the barren air I took in
Across the surface
Of these items
And watch in amusement
As breath joins in dance with a sunbeam
That just snuck in somewhere
All golden against the darkness
And tiny unsettled particles
Disturbed
Now freed
From dimming the beauty
Of what was once treasured
Surprise
To come alight on a tailwind
Half forgotten intentions
Half remembered convictions
Now checked like an inventory
Of scorned goods that never sell
Visible to the naked eye
Straining hard to see the
Impossible
And the minuscule
Seek and you will find
Proof for doubts
That play your mind
And that is where it pays
To be careful
Of what you wish for
But we all love a bargain, now, don’t we?
Saturday, September 13, 2008
Kisah Tauladan
Kisah tauladan saya ambil dari blog lain..sangat memberi makna dalam hidup saya..terima kasih kepada penulis blog itu......
Seorang guru kami didalam Tingkatan 3,
satu masa dulu, pernah menyebut satu cara untuk membina semangat (will-power)
supaya di ulangkan beberapa kali sebelum tidur perkataan berikut:
DAY BY DAY AND IN EVERY WAY, I AM GETTING BETTER AND BETTER.
Bayangkan kita bercakap benar
dengan diri kita (minda separuh sedar kita)
supaya setiap hari dalam setiap cara kita menjadi lebih baik.
Menjadi lebih baik dalam segala segi :
dalam hubungan kita dengan Allah, kehidupan ruhiyyah (spiritual) kita,
mengutamakan kesenangan orang lain (altruism),
hubungan kita sesama manusia siapa saja,
meningkatkan pengorbanan untuk menangkan Islam,
sembuh dari penyakit berat,
menyuruh kebaikan dan melarang yang mungkar dan sebagainya.
Dengan izin Allah,
kita boleh menjadi lebih baik dari semalam
setiap hari ini dalam semua perkara.
Orang yang hendak, mencari jalan.
Orang yang tidak hendak, mencari alasan.
Bertolak Ansur Dalam Pergaulan
Bertolak ansurlah di dalam pergaulan
ia adalah disenangi oleh manusia
Berlapang dadalah dengan perangai manusia
agar boleh hidup bersama
Bersimpatilah dengan orang yang susah
tanda hati mulia
Bergembiralah dengan kesenangan orang,
susah hatilah dengan kesusahan orang
agar penyakit hasad dengki hilang
Ringan tanganlah menolong orang,
agar kita disenangi orang
Senyum dan bermesralah di dalam pergaulan,
itulah dia sedekah yang tidak meluakkan
Janganlah selalu mengadu tentang kesusahan,
maruah kita akan tercemar
Janganlah tuntut hutang orang kepada kita,
agar orang tidak risau dan tidak terganggu fikirannya
Janganlah suka berhutang,
fikiran kita tidak akan tenang
Elakkanlah selalu bergaul dengan wanita ajnabi
agar kita dihormati orang
Jagalah perkataan kita ketika bercakap
agar maruah orang tidak tercemar
dan maruah kita dapat dijaga
Kurangkan bergurau agar harga diri kita dipandang tinggi
dan orang hormat kepada kita
Janganlah ketawa terbahak-bahak hilang harga diri kita
Inilah di antara etika di dalam pergaulan bermasyarakat
Kenalah kita selalu menjaganya agar kita selalu dipandang mulia
Kalau setiap orang mengikut disiplin ini di dalam pergaulan
Kasih sayang sentiasa berbunga, hidup aman, damai dan harmoni
Labels:
couple,
friendship,
lover,
Relationship
Jalinkan Ukhwah Persahabatan
Sahabatku,
Jika hari ini aku terlalu gembira,
sedarkanlah aku dengan amaran-amaran Allah,
Jika aku bersedih tanpa kata,
pujuklah aku dengan tarbiah pencipta,
Jika aku lemah tidak berdaya,
ingatkanlah aku dengan kehebatan syurga,
Jika di antara kita ada tembok yang memisah,
ajaklah aku meleraikannya segera,
Jika pernah hatimu terluka,
luahkanlah agar aku berubah,
Dan jika esok ku lena tanpa terjaga,
iringlah doaku dengan kalungan doa...
Berjanjilah sahabat,
ukhwah kita untuk selamanya....
Pemergianmu tiada gantinya...
doa ku cuma satu,
persahabatan kita akan kuabadikan
buat selamanya....
Labels:
friendship,
kawan. teman,
kenalan,
rakan,
sahabat
Wednesday, August 27, 2008
No More by Tompi
Hey baby can’t you see,
This is what u did to me
I’m so far from joy;
I don't want to be your toy
I should be with you
No more I want to get out,
From this misery, Don't know what to do
with you.
So depressed Having all regrets.
Just can't take it anymore.
I love to stay away
Driving on the highway
Seeking means from time
to time Some might, say,
Bizarre is what you are.
You're just a simple girl with a special kind of life.
Unsure of everything.
Going nowhere with your mind
Subscribe to:
Posts (Atom)